Sejarah

A. Sejarah Gampong

1. Asal Usul Gampong

Miruek Taman merupakan perevisian dari nama Miruek Meunasah Raya, Berdasarkan informasi yang diperoleh dari orang tua di gampong bahwa nama Gampong Miruek Meunasah Raya terdiri atas tiga suku kata yang bersinergi yaitu Miruek, Meunasah dan Raya, Menurut H. Sanusi Usman, Dimana sekitar tahun 1920 pada saat pemerintahan gampong dipegang oleh Abu Ben, tepatnya di meunasah lama di pekarangan tumbuh pohon asam ( dalam bahasa aceh nya Bak Mee) yang besar  (raya) dan banyak buah yang sudah tua ( dalam bahasa Aceh disebut Roek ), sehingga rame warga untuk mengutip buah asam tersebut, berdasarkan sumber tersebut diberilah nama miruek, sedangkan nama meunasah dikutip dari nama bangunan itu sendiri dan raya di ambil dari nama pohon asam besar tersebut. 1

Sedangkan menurut  Bapak A.Djalil Mahmud, bahwa nama  Miruek  Meunasah Raya, lebih kurang sekitar tahun yang sama yaitu 1920 pada saat belanda menguasaai aceh, nama Miruek Meunasah Raya merupakan hasil penggabungan antara Miruek dan Meunasah Raya. Menunasah adalah tempat pengajian itu sendiri yang mana lokasi meunasah dulu yaitu di lampeme atau lebih dikenal dengan dayah, dimana saat itu kebanyakan warga yang mengaji di meunasah tersebut. Kemudian pada tahun 1935 berdasarkan kedua sumber tersebut, nama miruek meunasah raya diganti dengan miruek Taman yang dikenal sekarang. Adapun peristiwa bergantinya nama tersebut adalah merupakan hal yang sangat perlu diindahkan dimana seorang tokoh masyakarat juga seorang Ulama Gampong yang bernama Abu Kubok membentuk atau mendirikan tempat pengajian buat warga baik itu pengajian untuk kaum laki-laki maupun untuk kaum perempuan yang lokasi persis di mesjid sekarang yang merupakan tanah wakaf warga, tempat pengajian tersebut diberi nama dengan “Taman Islam”. 2

Abu Kubok adalah menantu dari pada Abu Abbas atau lebih dikenal dengan Abu Leupung, dimana Abu Abbas sebelumnya sudah menjalankan rutinitas pengajian juga yang bertempat di lampoh balee. Akan tetapi, dalam hal ini abu Kubok lah yang paling menonjol dimana dengan kehebatan ilmu agama yang beliau miliki dan pernah menunutut ilmu agama di langkat. Dahulu kala Gampong Miruek Taman dengan hadirnya ulama gampong yang kharismatik merupakan salah satu gampong yang menjadi pusat pembelajaran ilmu agama, sehingga sekarang pun rutinitas pengajian tersebut masih berjalan normal.

Sejarah Desa


1 H. Sanusi Usman, Tokoh Masyarakat Miruek Taman, Wawancara, Tanggal 5 Mei 2008.

2 A. Djalil Mahmud, Tokoh Masyarakat Miruek Taman, Wawancara, Tanggal 7 Mei 2008.